Max A. Morin, Mantan Kadin Kominfo Wondama Pertama Tutup Usia

1 Januari 2020 / upload by elton / Berita Terkini

Jayapura (wdmkab)  - Mantan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Teluk Wondama (2016-2019)  Max Adolf Morin, S.Sos hari ini Selasa, 1/1/2020 pukul 10.30 WIT menghembuskan nafas di Rumah Sakit Umum Dok. II Jayapura-Papua. Almarhum sebelumya mendapatkan perawatan intensif di RSUD. Kabar berpulangnya di hadirat Tuhan yang Maha Kuasa diterima pukul 10.00 WIT. "Jenazah Almarhum di persiapkan keberangkatannya dari RSUD di Dok II ke rumah duka" demikian di ungkap kan Seksi  Info Publik Dinas Kominfo Teluk Wondama.

Informasi meninggalnya Bapak Morin di peroleh melalui Kabid Infokom Yohanes Leihitu, SE melalu kotak Telepon/WA dari  Ibu di Jayapura, Bapak Max  yang kini masih duduk dalam jabatan staf ahli Bupati Teluk Wondama telah di sampaikan ke Bupati Teluk Wondama dan pihak Pemda, lanjut  Kabid lagi.

Beliau adalah salah seorang tokoh yang sangat berjasa bagi Teluk Wondama, Beliau dalam dalam bidang Pemerintahan pernah menjabat sebagai kepala bidang, kepala bagian dan sekretaris dinas.

Tahun 2016 terbentuk lah struktur organisasi dan tata kerja Dinas Kominfo Kabupaten Teluk Wondama, Bapak Morin di percayakan untuk memimpin lembaga teknologi dan layanan informatika tersebut, dalam waktu yang tidak berselang Wondama yg sebelum berada dalam krisis di sektor komunikasi dan informatika, beliau bersama dengan mantan kadin Perhubungan Aser Waroi, S.Sos melobi Pemerintah Pusat melalui Kemenkominfo mengatasi masalah tersebut, kini seluruh kampung di Teluk Wondama dapat menikmati layanan telekomunikasi secara baik di 80% wilayah kampung, puncaknya pemkab Teluk Wondama mendapatkan penghargaan dari Kementerian Kominfo RI sebagai Pemda yang peduli dan ikut serta membanagun  sarana komunikasi bagi masyarakat.

Dibidang Olahraga Bapak Max adalah adalah Ketua Umum Pencab Persatuan Panahan Kab.Teluk Wondama, Ketua Harian sekaligus Pelatih Kepala Cabang Pencak Silat (IPSI) dengan segudang prestasi yang di torehkan antara lain juara umum cabang silat provinsi Papua Barat sejak tahun 2007 hingga saat ini masih milik Teluk Wondama, menjadi pelatih bertangan dingin yang menghasikan atlit asli Wondama yang berjaya di event tingkat daerah maupun Nasional  demikian disampaikan  Sekretaris IPSI Teluk Wondama, Almarhum adalah Atlit Silat Nasional yang pernah membawa nama daerah Irian Jaya (Papua) dan  Nama Indonesia di tingkat internasional.  Hingga saat ini beliau aktif sebagai pelatih, wasit/juri dan pengurus aktif di jajaran IPSI Papua/Papua Barat dan Nasional. Sumbangsih yg beliau berikan untuk olah raga silat luar biasa besar.

Almarhum juga juga disamping aktif di olahraga beliau juga merupakan salah seorang seniman, beliau adalah pencipta lagu mars PW  dan PAR , Bapak Morin juga dipercaya sebagai Ketua Tim LPPD Paduan Suara Teluk Wondama ke Pesparawi Tanah Papua di Timika.

GKI di Tanah Papua, terlibat sebagai pelayan dalam GKI di Tanah Papua di Sinode dan masuk sebagai pengurus Klasis GKI Wondama hingga akhir hayatnya.

Sebagai tokoh dan panutan bagi semuanya staf nya, almarhum di kenal pimpinan yang bersahaja, dihormati, bijaksana, tapi sederhana dan rendah diri, beliau merupakan contoh pemimpin yang baik kenang  rekan-rekan sekerja beliau di dinas kominfo. Sepanjang hari ini (1/1) ucapan belasungkawa terus memenuhi forum media social maupun media online,

Jenazah sementara di semayamkan mala mini dirumah duka dan direncanakan akan dimakamkan besok 2 Januari 2020 di Taman Pemakaman Umum Tanah Hitam di Abepura Jayapura Pukul 10.00 WIT(era**)