UJANG WAPRAK : 1.670 pelamar Rebut 300 Kuota CPNS Formasi 2018.

11 April 2019 / upload by elton / Berita Terkini

Iriati/WondamaJumlah Pelamar CPNS Formasi 2018 di Kabupaten Teluk Wondama terhitung sejak 11 Maret hingga 2 April mencapai 1670. Angka yang dikategorikan lumayan banyak ini membuktikan Nomor Induk Kependudukan tidak ada  permasalahan, hal ini disampaikan kepala Badan Kepegawian Daerah (BKD) Pemda Wondama, Ujang P. Waprak ketika ditemui sejumlah wartawan di riang kerjanya, Kamis, (4/4).

Disampaikan bahwa, bagi para pendaftar yang kini mencapai 1.670 orang itu ada kemungkinan tidak semua akan ikut tes CPNS sebab kata Ujang ada Seleksi Administrasi oleh panitia seleksi (Pansel)

Kata Ujang Kuota Wondama tidak berubah yakni 300  Kuota, namun dia menekankan dari jumlah 300 kuota itu 80 persen diutamakan bagi putra putri asli papua terutama Wondama dan 20 persennya baru untuk non papua sementara kuota 30 orang itu hanya diperuntukan untuk asli wondama dengan tingkat pendidikan setingkat SMA dan tidak bisa di ganggu gugat. 

"Jumlah pelamar saat ini 1.670 dan saya yakin tidak ada kendala di capil, kuota kita masih 300 tapi saya ingatkan sekali lagi, dari 300 itu diutamakan asli papua sebesar 80 persen dan non papua 20 persen sementara 30 orang lulusan SMA itu diperuntukan untuk asli papua tidak bisa diganggu," kata Ujang sembari mencontohkan apabila dalam satu dinas formasi ada 10 maka asli papua harus isi 8 dan 2 nya baru untuk non papua,".jelas Ujang.

Dicecar mengenai tahapan Tes CPNS Ujang katakan 10 April mendatang ini akan di umumkan hasil seleksi administrasi dari 1.670 pelamar, kemudian 24 April sampai 10 Mei mendatang Tes CPNS dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).

Ujang juga menyampaikan bahwa tidak ada toletansi bagi para pelamar yang bermasalah Ijazahnya, sebab menurut dia lebih baik ketahuan saat ini dari pada nanti susah dikemudian hari."10 April pengumuman hasil seleksi administrasi, 24 hingga 10 Mei Tes CPNS Sistem CAT, bagi mereka yang ijazahnya bermasalah tidak ada toleransi, umur tidak sama, nama beda di ijazah SD dengan SMP jika itu ada kelihatan  langsung kita Cut  ( Potong.Red), karena  jika dia itu lulus maka akan sulit ketika pemberkasan di BKN akan ketahuan ijazah itu palsu," tutur Waprak lagi.

"Fasilitas penunjang sudah ada kita siapkan 80 unit Komputer dan kita tes menggunakan aula BKD, soal Tes CPNS dengan sistem CAT itu soal akan di bawa oleh Pansel BKN saat hari Tes nanti tidal ada soal tes yang dibuat oleh daerah semua soal dari pusat," ungkap Ujang.

Pewarta : Solfie Rumkorem , Hunting/Editing Elton