Penerimaan CPNS Kali ini Pemerintah Prioritaskan Asli Papua 80 Persen

1 Februari 2019 / upload by halman / Berita Terkini

 

 

Kepala Badan Kepegawaian  Daerah (BKD) Teluk Wondama. Ujang Waprak

Penerimaan CPNS Kali ini Pemerintah Prioritaskan Asli Papua 80 Persen

Wondama, Hingga kini, Kuota Penerimaan CPNS di Kabupaten Teluk Wondama tidak berubah namun sedikit mengalami refisi jelang pembukaan pengumuman Tes CPNS. Hal ini disampaikan kepala BKD Pemkab Wondama Ujang Waprak ketika di temui media ini di ruang kerjanya, Senin, (28/1).

Ujang katakan pengumuman tes akan di buka pada 4 Februari hingga 8 Februari mendatang, 11 Februari hingga 28 Februari pendaftaran CPNS, dan pada 18 Maret baru dilakukan Tes sampai dengan selesai, namun tes ini kata Ujang masih menggunakan sistem KAT Komputer asis test online lokal dalam lingkup wondama saja dan juga kabupaten lainnya. 

"pengumuman tes CPNS mulai dari 4 hingga 8 februari tahun ini pendaftaran sejak 11 sampai 28 Februari kemudian tesnya itu 18 Maret sampai dengan selesai. Kemudian pengumuman itu setelah pileg april 2019 agar tidak menggangu pemilihan umum tersebut, keputusan ini merupakan hasil rapat Papua dan papua barat mengenai ketetapan waktu tersebut dalam minggu ini akan difinalkan untuk mendapat edaran gubernur secara resmi, kata Ujang.

Ujang juga membeberkan penerimaan tahun ini juga diberikan kesempatan kepada putra putri asli papua peluang 80 persen dan yang non papua diberikan 20 persen saja oleh sebab itu ujang berharap putra putri papua giat belajar agar mampu bersaing dan mengikuti tes dengan baik. 

"Selain itu ada kesepakatan kuota, untuk papua barat, setiap formasi itu 80 persen diprioritaskan untuk asli papua dan 20 persennya lagi diprioritaskan untuk saudara2 non papua, contohnya ada formasi pendidikan SD 10 orang berarti 8 orang asli papua 2 orangnya baru untuk non papua, Kecuali ketika dalam formasi itu tidak ada orang papua yang lulus mendaftar baru kita ambil yang non papua," kata Ujang

"Kuota Wondama tidak berubah tetap 300 hanya saja kita refisi kurangi dari kuota guru banyak kita kurangi sebab guru di wondama banyak, Ya dengan peluang yang ada saya harap anak wondama anak papua yang ada di wondama belajar, sehingga mampu bersaing serta manfaatkan peluang yang ada," tutup Ujang.(solfi).